بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Selasa, 10 September 2013

Riset : Kerugian Peluang Usaha

Di bawah kondisi yang ideal, peluang bisnis adalah hal yang baik, cara dengan investasi yang rendah untuk memulai usaha dengan resiko yang rendah dan peluang yang bagus untuk sukses. Tapi tidak ada satupun di dunia ini yang sempurna, berikut beberapa masalah yang bisa saja muncul:
  1. Pemilihan lokasi yang buruk. Mayoritas peluang usaha adalah operasional ritel yang berorientasi pada konsumen yang mengandalkan pemilihan lokasi yang baik, visibilitas, dan kemudahan akses. Kebanyakan pembeli peluang usaha biasanya menerima lokasi yang mereka pilihkan. JANGAN! Lihatlah dengan diri Anda sendiri. Anda bisa menyewa konsultan marketing eksternal untuk mengevaluasi dan kemungkinan bertukar pendapat dengan pilihan perusahaan induk. Dengan memiliki lokasi yang lebih baik bisa berarti menghasilkan jutaan keuntungan dalam jangka waktu 20 tahun.
  2. Kurangnya dukungan. Biasanya tidak ada persyaratan bagi penjual- pemilik usaha untuk menawarkan dukungan yang berkelanjutan untuk bisnis yang serupa. Jika penjual tidak memberikan informasi atau pandauan yang bisa membantu Anda dalam melakukan operasional, Anda tidak memiliki sumber yang memadai.
  3. Eksekutifitas. Apakah Anda terikat dengan hanya menjual produk produsen? Jika masalahnya demikian dan Anda dengan alasan tertentu menyimpang, Anda memiliki resiko dimana pemilik ijin akan membantalkan perjanjian. Jika Anda membeli dari sumbernya, maka akan sulit untuk menyembunyikannya- kebanyakan perusahaan induk akan meminta Anda untuk membuka buku Anda untuk mengujinya diawal. Banyak ketidakteraturan yang akan ditemukan pada saat itu. Banyak pembeli peluang bisnis yang cerdas akan menegosiasikan poin persetujuan yang menetapkan sumber suplai dalam hal mutu produk yang konsisten.
  4. Kebangkrutan perusahaan induk. Sumber kejatuhan lainnya adalah kemungkinan dimana perusahaan induk terlalu luas sehingga terjadi kebangkrutan. Karena peluang bisnis ini tidak seserius jika dijadikan franchise, Anda akan mengalami resiko kehilangan bisnis karena kontrak kepemilikan Anda mungkin didanai melalui perusahaan induk.
Anda harus meneliti dengan cermat setiap peluang usaha yang Anda pertimbangkan. Buatlah daftar operator dari perusahaan induk dan telepon mereka. Mintalah pengacara Anda memastikan draft persetujuan yang dibuat oleh perusahaan induk. Pastikan Anda menerima laporan penjabaran. Kemudian evaluasi dengan cermat pemberi ijinnya. Jangan biarkan orang lain memburu Anda. Pastikan perusahaan yang bertanggung jawab itu memberikan dukungan pada peluang bisnis.

Sumber: www.entrepreneur.com

Senin, 12 Agustus 2013

MEMPERSIAPKAN MEDIA DASAR KOLAM (PLANTER) DI KOLAM TERPAL



1) Pastikan bahwa terpal yang digunakan sudah tidak terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia yang masih menempel di lapisan luar terpal yang akan mempengaruh kelangsungan hidup ikan lele. Jika terpal baru, sebaiknya dilakukan perendaman dengan mempergunakan batang pisang selama 1 minggu. Setelah itu kuras habis air kolam yang dipakai rendaman, baru diisi dengan air baru yang lebih sehat dan masih penuh dengan oksigen.
2) Mempergunakan Probiotik sangat dianjurkan karena Probiotik membantu meningkatkan kualitas air dan menimbulkan plankton-plankton serta renik-renik yang sangat berguna untuk dijadikan pakan alami ikan lele disaat ikan lele masih ukuran kecil (benih).
3)   Media dasar kolam atau lebih dikenal dengan Planter, dapat dilakukan dengan 2 cara:
a). Bahan-bahan Planter  ditebarkan langsung di kolam
b). Bahan-bahan Planter  dimasukkan ke karung goni berpori atau dapat juga dengan karung bawang berpori.
Planter yang langsung ditebar, akan lebih cepat menimbulkan plankton, renik-renik, uget-uget, cacing darah, cacing sutra, jentik nyamuk, kutu air serta binatang kecil lainnya. Hanya cara ini membuat kolam akan menjadi keruh kecoklatan bahkan kehitaman. Tidak indah dipandang mata.
Planter yang dimasukkan ke karung, lebih lambat sedikit menimbulkan pakan alami karena terhalang penguraiannya dengan karung yang membungkusnya. Hanya cara ini membuat kolam masih indah dipandang karena kolam terlihat masih jernih kehijauan tanda plankton sudah tumbuh dengan subur.
4)   Bahan-bahan Planter mudah didapat di alam sekitar, yaitu :
a). kotoran hewan (kohe) sapi, kohe kelinci, kohe kambing, dan lain-lain,
b). Batang pisang yang dicacah-cacah kecil,
c). Jerami padi, dapat juga pakai sekam,
d). Dedak Padi atau bekatul,
e). Ikan rucah yang digiling atau dihancurkan,
f). Limbah buah-buahan, seperti kulit pisang, kulita nanas, kulit papaya, dll
g). Limbah sayur-mayur, seperti sayur sawi, atau sayuran lainnya.
Komposisinya 1:1:1:1 untuk semua bahan. Maksimal ketinggian Media dasar kolam adalah 30% dari tinggi air kolam yang diinginkan. Misal tinggi air kolam adalah 1 meter, maka ketebalan planter cukup 30cm saja. Tidak semua bahan dicampurkan jika tidak ada, namun yang paling mutlak diperlukan adalah kohe sapi atau kambing.
5)   Semua bahan-bahan Planter dimasukkan ke kolam dan dibusukkan sampai matang. Probiotik yang mengandung mikroba pengurai (decomposer) sangat baik membantu mempercepat pematangan media dasar ini. Saya tidak akan menyebutkan merk untuk menjaga etika, hanya dapat saya katakan probiotik merk apapun mempunyai cara kerja yang sama, tergantung dari fungsi masing-masing mikrobanya. Pemula dapat melihat di label yang membungkus botolnya, atau dari brosur yang ada. Pergunakan Probiotik sesuai anjuran yang ada dimasing-masing label, baik dosis pemakaiannya maupun waktu aplikasinya. Biarkan Planter tersebut matang sampai tidak berbau lagi. Waktu pematangan yang baik antara 1 bulan sampai dengan 1,5 bulan.
6)   Saat pematangan media, air tidak perlu menggenang, cukup kondisi media basah-basah saja.
Baru setelah 1 bulan – 1,5 bulan, naikkan tinggi air setinggi 30 cm, berikan lagi probiotik hingga 3 hari. Setelah itu air kolam akan berwarna kehijauan.
7) Kalau ingin lebih meyakinkan lagi kondisi air kolam kita sehat atau tidak, Kertas Lakmus atau Kertas Uji PH Air, dapat dipergunakan. Kertas Lakmus mudah didapat di toko-toko bahan labouratorium atau pharmasi obat-obatan. PH Air yang standard buat ikan adalah antara 6 – 7.
8) Baru langkah berikutnya adalah bibit ikan ditebarkan. Sesaat setelah ikan ditebar, perhatikan kondisi ikan…jika ikan terlihat bergerak bebas dan gesit, itu pertanda baik bahwa media dasar kolam tidak bermasalah. Hanya jika ikan terlihat menggantung dipermukaan kolam, ada yang tidak pas dengan planter kolam, ikan segera diselamatkan dengan cara dipindah kolam.
9)   Cara yang dilakukan diatas akan menimbulkan banyak kebaikan, diantaranya adalah ikan menjadi sehat dan terimunisasi secara alami, tidak mudah stress, nafsu makan baik, dan yang paling penting adalah terjadinya penghematan biaya pakan pabrikan.
10)    Silahkan mencoba. Jika ada yang masih harus ditambahkan, silahkan menambahkan karena disini kita bukan mencari yang paling benar tetapi mencari kebaikan bersama.

Jumat, 26 Juli 2013

Pentingnya Probiotik dalam Budidaya Ikan & Udang




Probiotik adalah salahsatu faktor pendukung  dalam budidaya udang dan ikan, dimana probiotik ditempatkan sebagai pencegah dari timbulnya berbagai permasalahan yang ada dalam budidaya udang dan ikan. Misalnya dari menguraikan bahan-bahan organik, menekan pertumbuhan bakteri pathogen, dan menjaga kualitas air kolam

Probiotik punya peranan penting dalam budidaya, apalagi dengan padat tebar sampai diatas 100 ekor/m2. kerja probiotik dalam budidaya udang dan ikan tidak secara langsung terasa khasiatnya, tidak seperti obat pada saat sakit terus langsung sembuh tapi dengan proses pemberian disesuaikan dengan kondisi yang ada di kolam/tambak. Probiotik dapat memberikan manfaat yang sangat luar biasa, selain untuk mendukung dari sistem budidaya udang dan ikan Probiotik juga dapat memperbaiki kualitas dari lingkungan budidaya kita. Karena dengan adanya proses kerja dari Bakteri Probiotik maka lingkungan akan di proses secara microbiologi oleh bakteri menjadi lebih baik lagi, maka tidak heran apabila lingkungan budidaya udang dan ikan kita dari siklus ke siklus budidaya mengalami peningkatan produksi.
Bakteri probiotik yang baik yaitu bakteri yang dapat bekerja secara maksimal dalam kondisi lingkungan dimana dia hidup, misalnya pada keadaan suhu tinggi maupun dalam kondisi air tawar maupun air asin.
Dengan berkembangnya teknologi budidaya saat ini, Probiotik salahsatu yang dapat mendukung dari perkembangan teknologi tersebut, pemakaian antibiotik yang cenderung akan merusak dari sistem budidaya yang efeknya akan menimbulkan residu terhadap lingkungan perairan. Ambil contoh dari budidaya ikan yang menggunakan antibiotik, mungkin ketika penyakit itu datang para pembudidaya ikan akan merasakan khasiatnya secara langsung dengan pemberian antibiotik tetapi akibat yang ditimbulkan dikemudian hari yaitu penyakit yang menyerang ikan akan menjadi resistent sehingga apabila diberikan antibiotik dengan dosis yang sama tidak akan berpengaruh apa-apa sehingga para pembudidaya ikan akan meberikan dosis yang lebih dari dosis biasanya. 
Para pembudidaya ikan khususnya, pada awal perhitungan dengan menggunakan probiotik memang cukup mahal tetapi setelah menggunkan probiotik ada beberapa testimoni dari Pembudidaya ikan yang menyebutkan bahwa penggunaan probiotik dapat memberikan hasil yang maksimal. menurut salahsatu dari Pembudidaya ikan lele yang ada di Indramayu saya lebih baik membeli probiotik dengan mengeluarkan biaya  sekitar 300 ribu bila dibandingkan dengan angka kematian bisa mencapai 100 kg dalam waktu satu minggu pada saat ikan mulai besar sama dengan rugi Rp 1.000.000 apabila dikalikan 100 kg x 10.000.

Selasa, 04 Juni 2013

CARA PEMANFAATAN FESES TERNAK UNTUK PAKAN IKAN LELE

BAHAN-BAHAN YANG DIBUTUHKAN :
  1. Kotoran TERNAK, basah atau kering 
  2. Tetes tebu / molase / gula 
  3. Fermentor (EM4, Prodecom, dll)
 APLIKASI FESES TERNAK UNTUK PAKAN IKAN LELE
  1. Tebarkan kotoran TERNAK secara merata di dasar kolam dengan perbandingan 500 kg untuk 1000 ekor bibit lele, lalu  isi kolam dengan air tanah sampai dengan ketinggian 10 cm dari permukaan kotoran TERNAK.
  2. Campurkan fermentor dengan molase dengan perbandingan 1 lt fermentor, 2 lt molase dan 10 lt air sampai merata
  3. Biarkan selama 2 jam agar bakteri menjadi aktif
  4. Masukkan campuran fermentor, molase dan air tanah ke dalam kolam secara merata supaya proses fermentasi sempurna, dan biarkan selama 7 hari.
  5. Setelah 7 hari, kolam diisi air sampai batas maksimal, lalu dibiarkan selama 3 hari
  6. Setelah semua proses dilakukan, masukkan bibit ikan lele ukuran 7/9 ke dalam kolam dengan perbandingan 1 m2 untuk 250 - 300 ekor bibit.
  7. Pada saat memasukkan bibit ikan lele, jangan lupa melakukan aklimatisasi selama kurang lebih 2 jam
  8. Bila semua prosedur sudah dilakukan, maka 90 hari kemudian akan bisa panen ikan lele
  9. Selamat mencoba dan semoga sukses
 CATATAN :
  1. Kotoran ternak yang digunakan adalah kotoran yang sudah dilayukan / di angin-anginkan, minimal selama 2 minggu - 1 bulan, supaya kadar gas methan dan amoniak yang terkandung didalamnya jadi minimal. Kadar amoniak dan gas methan yg tinggi berbahaya bagi bibit lele yg notabene terbiasa dengan perawatan secara non-organik. Juga jangan lupa melakukan aklimatisasi / pengadaptasian, dengan cara : menaruh bibit lele & air dari kolam asal dalam suatu wadah khusus, lalu secara perlahan air kolam dialirkan kedalam wadah tersebut, dan secara perlahan air dari kolam asli akan terganti dengan air kolam yang akan digunakan untuk tempat budidaya bibit. Perubahan temperatur & kandungan air yang terlalu mendadak dapat mengakibatkan bibit lele stress, sehingga resiko kematian meningkat.
  2. Untuk mencapai keseragaman ukuran, sebaiknya setiap 1 bulan sekali dilakukan penyaringan / penyortiran ikan. ikan yang besar dicampur dengan yg besar, dan yg kecil dicampur dengan yg kecil. Dengan begitu, maka saat dijual akan didapatkan ukuran ikan yg seragam, dan perkembangan ikan juga lebih baik. 

Selasa, 28 Mei 2013

Budidaya cacing sutra






Habitat
Cacing ini hidup pada subtrat lumpur dengan kedalaman 0-4 cm dengan perincian dibagi menjadi kedalaman 2-4cm
Nah seperti hewan air lain maka air memegang peranan penting buat kelangsungan hidup nich cacing. Nach langsung aja parameter optimal
pH : 5,5 -8,0
Suhu : 25-28 C
DO(oksigen terlarut) : 2,5-7,0 ppm
Amoniak : < 3,6 (kalau ampe lebih tuch cacing bakal ko’it)

Makanan
Nach karena dia makluk hidup dia juga butuh makan? Makanannya tuch bahan organik yang bercampur dengan lumpur atau sedimen di dasar perairan. Cara makannya dia telen makanan bareng sama sedimennya sekalian antar dalam tubuhnya dia punya mekanisme buat misahin sedimen ma makanan yang dia butuhin

Persiapan Alat dan Bahan

1.    Pemupukan
Nah sekarang ane mau cerita cara bikin pupuknya. Ane jelasin aja step by stepnya?
a.       Pertama ente cari dah tuch yang mananya peternakan ayam. Ente beli yang namanya tokai ayam kalau ane dapet dari peternakan di Fakultas peternakan IPB dan itu gratis trus ente jemur 6 jam.
b.      Trus Ente cari bakteri yang buat fermentasi tuch Tokai namanya (EM4) ente coba aja cari di toko pertanian atau toko peternakan atau balai peternakan,
c.       Ente aktifin dulu tuch bakteri caranya ¼ sendok makan gula pasir + 4ml EM4 + dalam 300ml air trus ente diamkan bentar aja 2 jam aja cukup
d.      Trus ente campur cairan itu ke 10 kg tokai yang dah di jemur tadi – inget ya ngaduknya harus rata
e.       Trus masukin ke wadah yang ketutup rapet selama 5 hari baru ente gunain
Kalau ente tanya ama ane kenapa harus fermentasi segala?
Ane jawab : kerena dengan fermetasi maka kandungan N-organik dan C-organik bakal naek sampai 2 kali lipat

2.    Wadah
Wadah yang dipake berukuran 80 x 20 x 15 (PxLxT) ente bisa bikin tuch wadah dari kolam, plastik, terpal, dll. Pokoknya kreatif dikit lah!!!
Cara Kerja
1.      Persiapan Wadah
Wadah diisi lumpur sebanyak 3 liter (3,7kg) sama pupuk tokai 3 liter juga (3kg) diaduk aduk ampe rata trus di sebar supaya tingginya 4 cm aja
2.      Pemasukan Air
Masukin air sampai tingginya 2 cm dari subtrat trus diemin 10 hari dan biarin bakteri yang bekerja tapi jangan lupa ama yang namanya aerasi + kalau bisa di kasih aliran air gitu.
3.      Penebaran Cacing
Setelah 10 hari ente tebar tuch cacing ke wadah. Caranya ane dibagi aja tuch gerombolan cacing jadi grombolan grombolan kecil trus baru tebar!!!
ini cacing cuma butuh waktu 10 hari aja loh buat dipanen makanya ane heran ko harganya mahal
Nah tuch cacing ente pelihara aja gitu terus trus ente ambilin aja pas ente butuh jangan lupa kasih makan tokai setiap 5 hari sekali sebanyak 1 kg
Kalau ga ente ambil maka setelah hari ke 40 maka populasi tuch cacing bakal berkurang sendiri akibat persaingan sama keracunan amoniak
Trus sebaiknya kalau ente mau ngambil cacing ambilah yang dibagian bawah karena tuch cacing udah dewasa dan dari pada jadi tua lapuk trus mokat mendingan ente panen aja kan buat makan ikan ente


sumber:http://www.kaskus.co.id/